Showing posts with label Christianity. Show all posts
Showing posts with label Christianity. Show all posts

Sunday, December 14, 2008

A Love Letter for You

Dua puluh dua tahun yang lalu malaikat membawa gadis kecil ini ke bumi. Gadis kecil telah banyak mendengar cerita tentangNya sejak lahir hingga suatu ketika untuk pertama kalinya gadis kecil berkenalan langsung dengan Nya.

Gadis kecil heran dan terkejut, mengapa mau Engkau berkenalan dengan ku?

Dengan penuh kasih Dia menjawab, karena Aku mengasihi engkau gadis kecil Ku.

Betapa senang hati si gadis kecil melihat Dia begitu perhatian kepadanya.

Delapan tahun lebih telah berlalu.

Banyak hal telah dipelajari gadis kecil dari Nya.

Dia menyembuhkan segala luka hati si gadis kecil.
Dia membuat si gadis kecil tidak pernah putus asa dalam menjalani hidup.

Dia memberikan kepercayaan diri pada si gadis kecil.
Dia memberikan sukacita pada si gadis kecil.
Dia memberikan semangat baru dalam hidup si gadis kecil.
Dia memberikan dukungan sepenuhnya pada si gadis kecil.

Dia mengajari si gadis kecil bagaimana untuk selalu mengucap syukur.
Dia mengajari si gadis kecil bagaimana mengendalikan diri.
Dia mengajari si gadis kecil bagaimana hidup dengan bersandar kepadaNya.
Dia mengajari si gadis kecil bagaimana untuk berbagi kasih.

Dia telah menjadi sahabat, bapa, dan pelindung bagi si gadis kecil.

Thank you Daddy.


With love,

Your little girl

Monday, December 1, 2008

Who Is Ayub?

Sejak kecil di sekolah minggu kita selalu dikenalkan kepada tokoh satu ini sebagai orang yang dicobai iblis dengan sebegitu parahnya tapi tetap setia dan takut pada Allah. Bertahun-tahun Chubby juga memandang tokoh ini dari sudut yang serupa hingga hari ini Chubby diberikan satu sudut pandang yang baru oleh Big Dad. Di bawah ini adalah kutipan dari kitab Ayub bagian awal.

1:1. Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. 
1:2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. 
1:3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
1:4. Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka. 
1:5 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.

1:6. Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis. 
1:7 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." 
1:8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan." 
1:9 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah? 
1:10 Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu. 

1:11 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." 
1:12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
1:13. Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung, 
1:14 datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya, 
1:15 datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan." 

1:16 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan." 
1:17 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan." 
1:18 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung, 
1:19 maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
1:20. Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, 

1:21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" 
1:22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.




2:1. Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga Iblis untuk menghadap TUHAN. 
2:2 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." 
2:3 Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan." 
2:4 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. 
2:5 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." 

2:6 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."
2:7. Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya. 
2:8 Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu. 
2:9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" 
2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

2:11. Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia. 
2:12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit. 
2:13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.

Sebagian besar orang ketika membaca ayat ini mungkin berpikir begini, "kenapa Allah mengijinkan iblis mencobai Ayub? Kasihannya Ayub dibiarkan Allah untuk dicobai iblis". Tapi mari kita lihat lagi lebih mendalam pada ayat di atas yang Chubby beri warna merah. Satu hal yang Chubby lihat pada Ayub ini adalah betapa Allah begitu bangga kepada Ayub hingga Ia memuji Ayub bahkan di hadapan iblis. Dan pastinya Allah tahu ketika Ia memuji Ayub maka iblis akan mengatakan seribu macam alasan untuk tidak mengakui Ayub sebagai hamba Allah yang setia. Chubby merasa Allah membiarkan iblis mencobai Ayub karena Allah percaya bahwa Ayub pasti berhasil melewati semua cobaan tersebut dan tetap setia. 

Seperti halnya ketika kita sedang menonton sirkus seringkali kita melihat pawang singa masuk ke kandang singa tapi kita tidak bingung dengan keselamatan si pawang karena kita tahu bahwa dia pasti bisa mengatasi singa tersebut. Mungkin seperti itulah yang Allah rasakan ketika membiarkan iblis mencobai Ayub. Allah percaya kepada Ayub bahkan terlebih lagi Ia sangat bangga terhadap Ayub. Tidak cukup sekali Allah memuji Ayub, pada pasal berikutnya tertulis bahwa Allah memuji Ayub sekali lagi. Satu hal yang Chubby lihat pada kitab ini adalah betapa bangganya Allah kepada Ayub dan tidak hanya sebatas itu tapi Ia juga begitu percaya kepada kesetiaan Ayub. 

Nah, bisakah Chubby membuat Big Dad bangga seperti itu? That's a big question and definitely a big challenge. (^__^)

Sunday, July 6, 2008

Jangan Menyerah & Percayalah

Kemarin waktu dilanda masalah si Toshi dan sempat divonis kalau data TA ga mungkin diselamatkan Chubby sempat gusar. What's going on? After those all my efforts why this happened to me? Kurang apa sih Chubby kok kena error segini anehnya. Teman-teman Chubby rasanya ga seapes Chubby deh. Napa Chubby selalu apes dengan komputer? Apa Chubby ini sial dengan benda yang namanya komputer?

Chubby merenung bertanya pada Tuhan. Apa yang terjadi sih Tuhan? Chubby ga ngerti kenapa semua ini terjadi. Chubby juga bingung napa kok apes gini sih. Padahal kan Tuhan tahu Chubby pengen semua ini cepet selesai kok malah banyak hambatan gini. Kalau semuanya seperti ini Chubby mana bisa selesaikan TA ini akhir Juli. Padahal kan Tuhan tahu Chubby butuh semua ini selesai akhir Juli. What's going on? Timbul rasa gusar dan marah di hati Chubby. Chubby ga berani marah sama Tuhan tapi entah emosi ini timbul di hati.

Seharian Chubby terus berpikir apa yang akan terjadi kalau data-data tersebut benar-benar hilang. Apa yang akan Chubby lakukan kalau Chubby harus mengulang semuanya itu? Membuat semuanya itu tidak mudah. Chubby telah habiskan 2-3 bulan terakhir untuk membuat semuanya itu mulai dari sistem, buku sampai dengan programnya. Chubby tahu itu belum bisa dibilang hampir selesai tapi kalau Chubby disuruh membuat ulang rasanya tidak mungkin selesai tepat waktu supaya Chubby bisa wisuda tahun ini. Chubby sempat putus asa. Chubby berpikir jika memang data tersebut benar-benar hilang ga ngurus dah kalau Chubby ga wisuda tahun ini. Bah, yah udah kalo ga wisuda tahun ini napa toh emangnya. Kalo udah hancur yah udah hancurin aja semua sekalian. Dengan rasa gusar Chubby terus menerus merenungkan semua yang terjadi.

Setelah akhirnya masalah si Toshi berhasil dibereskan tetap saja hati Chubby masih agak gusar bertanya-tanya kenapa semua ini terjadi. Ini semua tidak seharusnya terjadi. Tidak adil kalau ini terjadi pada Chubby. Tuhan tahu semua jerih payah Chubby di kampus tiap semester sampai kecapekan sakit berkali-kali karena ingin cepat lulus. Masa hal ini terjadi sama Chubby? Demikian Chubby protes dan bertanya meminta penjelasan ke Tuhan.

Pagi ini Chubby ke gereja rencananya mau ikut kebaktian umum tapi entah kenapa Chubby akhirnya beralih ke kebaktian remaja. Awal kebaktian everthing seems normal as usual. Tapi ketika mulai pembacaan ayat Alkitab dari Roma 8 : 28 yang berbunyi demikian,
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Chubby mulai merasa ada sesuatu yang berubah di dalam hati Chubby. Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu? Berarti masalah si Toshi juga? Dan itu untuk mendatangkan kebaikan? Apa yang dimaksud sih? Dengan hati masih bertanya-tanya tapi tidak meragukan kebenaran Firman Chubby lanjut mengikuti kebaktian. Dan ternyata memang ini Chubby mengikuti kebaktian ini adalah rencana Tuhan menjawab semua pertanyaan dan kegusaran serta protes Chubby beberapa hari terakhir. Bayangkan jika Chubby ikut kebaktian umum apakah Chubby akan mendapatkan penjelasan tentang semua ini? Dan entah kenapa Chubby ikut kebaktian remaja padahal biasanya Chubby males soalnya Chubby merasa terlalu tua untuk ikut kebaktian remaja. Tapi ternyata Tuhan menyapa tidak terbatas tempat dan waktu bahkan walaupun Chubby di kebaktian remaja. Semua penjelasanNya dipertegaskan lagi di Ibrani 12 : 5-11 yang berbunyi demikian,
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."

Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah mmperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.

Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup? Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
Semua ayat itu langsung menohok hati Chubby. So this is all You've been doing Dad? Menempa? Langsung Chubby teringat kata-kata bijak dari salah satu tokoh sejarah kenamaan Cina yang terkenal yang berkata kurang lebih begini : lebih baik berilah kail dan ajarlah memancing pada anakmu daripada engkau berikan ikan. Nah, kalau manusia saja berpikir seperti itu untuk mendidik anaknya apalagi didikan Bapa. Now I believe this all happened for a purpose and I believe there is everything happened is for my own good. I'll just need to put my faith on Him.

Selain semua hal di atas ada satu hal lagi yang mewarnai kebaktian Chubby kali ini. Sebuah lagu dengan judul Ku Tak Akan Menyerah diputarkan dengan lirik seperti ini.
DALAM S'GALA PERKARA , TUHAN PUNYA RENCANA
YANG LEBIH BESAR DARI , SEMUA YANG TERPIKIRKAN
APAPUN YANG KAU PERBUAT , TAK ADA MAKSUD JAHAT
S'BAB ITU KULAKUKAN , SEMUA DENGAN-MU TUHAN

REFF :
KU TAK AKAN MENYERAH PADA APAPUN JUGA
SEBELUM KU COBA , SEMUA YANG KU BISA
TETAPI KUBERSERAH KEPADA KEHENDAK-MU
HATIKU PERCAYA TUHAN PUNYA RENCANA
Chubby telah mematri bagian refreinnya di dalam hati Chubby. From now on I promise I'll do everthing I can and surrender it all to You only. Semoga teman-teman semua juga bisa merasakan hal yang sama dengan Chubby. Peace..! (^____^)v



Note : Thanx Dad for all those explanations and teachings. You really are an awesome God and Dad. I Love You. Muaaacch...!

Thursday, July 3, 2008

What You Say & What HE Say

Chubby has just found this on email today and think this might help someone out there. Chubby don't know where or when but Chubby believe this can be a couragement for someone. God bless you all. Peace...! (^__^)v
What You Say & What God Say
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "It's impossible"

God says: All things are possible (Luke 18:27)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I'm too tired"

God says: I will give you rest (Matthew 11:28-30)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "Nobody really loves me"

God says: I love you (John 3:1 6 & John 3:34 )
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I can't go on"

God says: My grace is sufficient (II Corinthians 12:9 & Psalm 91:15)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I can't figure things out"

God says: I will direct your steps (Proverbs 3:5- 6)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I can't do it"

God says: You can do all things (Philippians 4:13)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I'm not able"

God says: I am able (II Corinthians 9:8)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "It's not worth it"

God says: It will be worth it (Roman 8:28 )
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I can't forgive myself"

God says: I Forgive you (I John 1:9 & Romans 8:1)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I can't manage"

God says: I will supply all your needs (Philippians 4:19)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I'm afraid"

God says: I have not given you a spirit of fear (II Timothy 1:7)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I'm always worried and frustrated"

God says: Cast all your cares on ME (I Peter 5:7)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I'm not smart enough"

God says: I give you wisdom (I Corinthians 1:30)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
You say: "I feel all alone"

God says: I will never leave you or forsake you (Hebrews 13:5)
-----------------------------------------------------------------------------------------------

Friday, April 18, 2008

Sex and the Soul of a Woman

Sebuah buku berjudul "Sex and the Soul of a Woman" telah diterbitkan oleh seorang wanita bernama Paula Rinehart. Apa yang ia bicarakan? Kita ikuti perbincangan dengannya berikut:

Apa pendapat anda tentang seks bebas?

Itu dia yang secara jujur harus saya bahas. Itulah yang kini terjadi di generasi ini. Ide mengenai wanita Dan laki-laki yang bisa melakukan hubungan seksual diluar pernikahan dan bisa pergi melangkah keluar begitu saja setelah itu. Dunia ini sudah mulai mensahkan hubungan semacam itu. Dunia juga memaksa kita berpikir bahwa hubungan semacam itu bisa diteloransi. Itu mengakibatkan orang tidak sadar tentang harga sesungguhnya yang harus dibayar.

Lalu, harga apa yang harus dibayar?

Menurut saya dalam hubungan sepeti itu, wanitalah yang terkena dampak yang jauh lebih besar ketimbang pria. Wanita itu diciptakan Tuhan untuk menjalin hubungan yang benar yaitu memiliki suami, anak dan keluarga. Dan keluarga harus dimulai dari proses berpacaran yang benar pula, bukan kencan yang berfokus pada seks lebih daripada hati. Dan lagi, tanpa disadari, ketika seorang wanita berhubungan seksual dengan seorang pria, maka sudah terjalin ikatan antara pria dan wanita itu. Ketika hubungan itu berakhir, pria bisa pergi begitu saja, sedangkan pada wanita, hubungan itu meninggalkan bekas yang melukai mereka. Terlalu banyak wanita yang berkonsultasi pada saya dalam keadaan terluka karena ditinggalkan pria yang telah berhubungan seksual dengan mereka. Luka dan ikatan itu sangat berpotensi untuk menghancurkan semua hubungan yang berusaha ia ciptakan di kemudian Hari. Itulah harga yang harus mereka bayar.

Mengapa lebih mudah bagi pria untuk melangkah keluar dari hubungan dibanding wanita?

Karena dalam suatu hubungan sesingkat apapun itu, wanita selalu mengikutsertakan hatinya. Apalagi jika telah terjalin hubungan seksual di dalamnya, maka makin banyak pula investasi yang wanita itu lakukan. Ketika pria itu pergi maka ada luka yang tertoreh dalam diri wanita itu tanpa ia sadari sekalipun. Jika itu terjadi berkali-kali maka wanita bisa menjadi mati rasa dan trauma.

Apa yang paling wanita inginkan dalam sebuah hubungan?

Yang wanita inginkan dalam hubungan adalah hubungan itu sendiri. Wanita ingin agar pria menjalin hubungan bukan karena ketertarikan secara fisik tapi karena pria itu melihat sesuatu bernilai dan indah dalam diri wanita itu. Keindahan hubungan itulah yang penting. Didalam hubungan itu harus ada rasa ingin mengenal satu sama lain yang tanpa melibatkan seksualitas jika memang belum waktunya (belum menikah). Jika sudah menikah, seks merupakan bagian dari perjanjian indah yang telah terikat antara dirinya dan sang pria. Intinya, wanita ingin dilihat kecantikan batinnya bukan kecantikan tubuh yang mengundang nafsu seksual semata.

Apakah benar bahwa seks mempengaruhi rasa percaya dalam pernikahan?

Benar sekali. Ketika sepasang kekasih melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, walau akhirnya mereka berdua menikah, telah tertanam bibit "ketidakpercayaan" di dalamnya. Mereka tahu bahwa sebelum menikah mereka berani melakukan sesuatu yang salah. Lalu walau sudah menikah, apa yang akan menghentikan mereka melakukan kesalahan serupa dengan orang lain misalnya? Jadi intinya, ada rasa tidak percaya dan kecemburuan yang pasti mewarnai pasangan yang telah melakukan hubungan seks sebelum menikah. Padahal rasa percaya adalah fondasi sebuah hubungan yang sehat. Seks sebelum menikah adalah seperti merobek baju yang akan dipakai seumur hidup. Ada lubang yang akhirnya terpaksa dipakai sepanjang usia pernikahan.

Seperti apakah hubungan yang sehat itu?

Hubungan yang sehat adalah hubungan pernuh tanggung jawab dari kedua belah pihak. Hubungan dengan nilai-nilai yang benar yang Tuhan inginkan yan benar-benar dijalankan oleh kedua belah pihak, terutama pria terhadap wanita.

Dalam hidup modern ini, bagaimana wanita bisa bertahan suci?

Keputusan untuk menjadi suci adalah kuncinya. Dukungan dari teman-teman wanita yang selalu memberi kekuatan satu sama lain juga penting. Godaan seksual memang pasti akan ada terutama jika pria yang menjadi kekasihnya adalah orang yang ia benar-benar cintai. Tapi yang utama ialah nilai yang dianut olehnya. Walau dunia selalu mengatakan bahwa tidak apa-apa bagi wanita untuk mengumbar seksualitasnya, namun jika wanita itu sendiri tetap memegang nilai yang berlawan dari itu (nilai yang benar bahwa kesucian harus dipertahankan hingga hari pernikahan), maka ia bisa bertahan.
Every woman has her own legacy. Nothing she could do to change it. But she can decide how to live her legacy, then pass on her legacy to bless the world through the next generation of hers.

Dikutip dari Engkong Liang (Setiadi)

Sunday, April 13, 2008

1 Samuel 3 : 1-10

Today is Sunday. So I went to church for having a service. I used to be person in charge (PIC) for preparing youth services for the last 2 years and it was so tired. So I thought after I finished my duty as PIC I'd just better go to general service rather stay at youth service with all the complexity inside it. I was thinking to avoid the youth service for a while to refresh myself.

But today something in my heart push me to keep going to youth service. I dont know why. My mind keep asking me like this while I'm walking to the service room separating with my family who take general service, "What if the service is boring?? How if you can't enjoy it??" My logic keep telling me to avoid the youth service since lately I've been quite boring there. But my heart told me another thing. I miss my friends there. I miss taking part in it. I want to be there and doing something that can make a better change. So I just take the risk and keep going to my youth service.

Since the very first beginning of the service I've enjoyed it so much. I really enjoy the praise and worship time but I worried the preach time. Last time the same pastor preached was very boring and I hardly can keep my mind focused and my eyes opened. But amazingly the preaching is so good..! I don't feel sleepy at all and my mind and heart are open to listen.

The bible passages are taken from 1 Samuel 3 : 1-10. Here is the passages.
The LORD Calls Samuel
1 The boy Samuel ministered before the LORD under Eli. In those days the word of the LORD was rare; there were not many visions.

2 One night Eli, whose eyes were becoming so weak that he could barely see, was lying down in his usual place.

3 The lamp of God had not yet gone out, and Samuel was lying down in the temple [a] of the LORD, where the ark of God was. 4 Then the LORD called Samuel.
Samuel answered, "Here I am." 5 And he ran to Eli and said, "Here I am; you called me."
But Eli said, "I did not call; go back and lie down." So he went and lay down.

6 Again the LORD called, "Samuel!" And Samuel got up and went to Eli and said, "Here I am; you called me."
"My son," Eli said, "I did not call; go back and lie down."

7 Now Samuel did not yet know the LORD : The word of the LORD had not yet been revealed to him.

8 The LORD called Samuel a third time, and Samuel got up and went to Eli and said, "Here I am; you called me."
Then Eli realized that the LORD was calling the boy. 9 So Eli told Samuel, "Go and lie down, and if he calls you, say, 'Speak, LORD, for your servant is listening.' " So Samuel went and lay down in his place.

10 The LORD came and stood there, calling as at the other times, "Samuel! Samuel!"
Then Samuel said, "Speak, for your servant is listening."

Usually we just read it and think everything is fine. Samuel is called and the process is normal just like when other people were called too. But we definitely miss something. There is an important here. At 1 Samuel 3 : 1 we realized if Samuel is already serving at God's house.
The boy Samuel ministered before the LORD under Eli.
But something strange here. At 1 Samuel 3 : 7 the Bible say that Samuel did not yet know God.
Now Samuel did not yet know the LORD : The word of the LORD had not yet been revealed to him.
Have you realized something? How could someone serving God but not know Him?? That's strange but I think that what happens to most of us. Often we know people or even ourself so often go to church and take part in many activities but never know Him personally.

So what to do if that happens to us?? Go back read the passage. At 1 Samuel 3 : 10 the Bible say when God calling Samuel is listening to God.
The LORD came and stood there, calling as at the other times, "Samuel! Samuel!"
Then Samuel said, "Speak, for your servant is listening."

So I guess now we all know what we must do right? Open your mind and your heart and start listening to Him. God is so powerful but He never force. He will wait until we are ready to listen then He will speak to us.

That's what I got for today. I don't know how this sharing gonna work but my heart just know I must sharing this to you all. I don't need to know all the process how this sharing gonna help you. But I'll just do my part and let God do the rest. God bless you all....! ^o^

Monday, March 17, 2008

The Best We Can Do

Hi guys...! How is your life? Some of you may say it's boring...some of you say it's fine....some of you say "i'm depressed"....some of you say "i'm so busy"...and many more. But how is your real life can touch people? In this post I would like to share little of what i've got with you all.

Last year I went to an afternoon service at church. Mr. Philip Mantofa was the man who teach us about Holy Bible at that service. What he was teaching about is so simple but most of us never realized it. It's all about what you have done to service God. Most of us (realized it or not) thinks the main way to do it is taking part in church...the bigger we take the better we are. But that's not the answer, that's not the truth that Holy Bible taught us.

The main service in life is with our life. Will you touch people with a lot of services you've done but your never really leave your old man who likes sins? Can people believe in you when you took a lot of services part in church but you don't even take care of your study and your family? Wouldn't they ask what the God has taught you? To be busy in church? Not to study well for your own future? Not to respect your parents? To yell on your parents?

If you are like that please beware, your services will not be bless for someone else, but it will become just like any ordinary activities you've done. And the worst case is if what you have done in your life can be a barrier for people around you for knowing Jesus. Just like Mahatma Gandhi's story when one human arrogancy not let him get into church just because the color of his skin and that definitely made him get dissapointed, and then he never really become a christian although he has been interested and touched so much with what Jesus has taught in the Holy Bible.

From the deepest place of my heart, I'd like to ask all of us together to learn to be the witness who Jesus is start in every aspects of our life. Not just in church but start in our school, college, university, working place, family, friends..every inch of our life.

Lets not think about something big first, being the worship leader, the committee of church, ect. But lets start from the small thing...starts from every actions in everday of our lifes...even the smallest one, our family and friends, have a good study, ect.

Just like what had been written in the Holy Bible...when you've done with the small things then the big things will be handled to you....

Hope this post can courage you and help you to grow up
GBU all
(^o^)v